1. Menurut
Sifatnya
a. Pajak Langsung adalah : pajak yang
pembebanannya tidak
dapat dilimpahkan kepada pihak lain, tetapi harus menjadi
beban langsung Wajib Pajak yang bersangkutan.
Contoh: PPh
dapat dilimpahkan kepada pihak lain, tetapi harus menjadi
beban langsung Wajib Pajak yang bersangkutan.
Contoh: PPh
b. Pajak Tidak Langsung adalah : pajak yang
pembebanannya
dapat dilimpahkan ke pihak lain. Contoh: PPN
dapat dilimpahkan ke pihak lain. Contoh: PPN






